Skip to main content

The July 2020 Playlist

my spotify art look like shit tbh
wah enggak kerasa global pandemic bernama corona ini udah melanda bumi hampir empat bulan lamanya. sejujurnya aku mulai losing interest sama kehidupan apocalyptic ini, soalnya kerjaanku selama dirumah aja enggak jauh-jauh dari dengerin musik, rebahan, dan nonton film. mau produktif juga mager banget, apa lagi aku juga harus belajar buat tes masuk perguruan tinggi. walaupun begitu,  bukan berarti 2020 is entirely bad dong. meskipun 2020 ini pain-in-the-ass, paling enggak ada satu dua hal yang baik. salah satunya adalah plelylis aku ehe. disclaimer! aku ini tim kentang dalam permusikan, jadi aku enggak gitu paham tentang genre musik dll, but i tried my best*thanks to google anyway.

jadi belakangan--gara-gara nonton series yang vibenya old country gitu, playlist-ku jadi ada variasi genre. yang tadinya full pop, sekarang jadi ada country, alternative-rock, sama folk. lumayan supaya telingaku gaulnya luas. terimakasih kepada peaky blinders dan true detective karena telah berkontribusi dalam memperluas khazanah persuaraan untuk telingku ya HAHA. okelah, here we go.

crush (feat. joy of red velvet) - mayday


funfact : ini lagu kayanya udah lama, tapi aku memang se-nolep itu sehingga baru mengetahui lagu enak ini sekarang. dan kalian sadar nggak sih, kalau crush belakangan mirip brian sksksksk

lil nas x (feat. billy ray cyrus) - old town road


blackpink - how you like that


kalian pasti udah tau lah ya kenapa lagu ini ada disini. emang siapa yang enggak suka blackpink sih? i mean pas release-datenya tanggal 26 juni kemarin aja timeline twitterku penuh sama mereka. videoclip mereka di youtube-pun juga auto trending. oh my god, the power these girls hold.

beene - find an island


the handsome family - far from any road


funfact : true detective season 1's opening theme

nick cave & the bad seeds - red right hand


funfact : peaky blinders' opening theme

avenue beat - f2020



jadi begitulah playlist pandemi-ku guys. hope u guys like it and it's all for today, cheerio!

Comments

Post a Comment

Popular posts from this blog

Wajah Kita Hari Ini

Tahun 2003 silam, Emha Ainun Nadjib pernah menulis artikel untuk menanggapi carut-marut konflik Raja Dangdut dengan budaya goyang ngebor yang 'katanya' dilekasi Inul. Tajuknya pun gak kalah panas; Pantat Inul Adalah Wajah Kita Semua , tulisnya. Dalam artikel itu, Emha mencolek Sang Raja Dangdut, sebagai figur Bapak dari masyarakat dangdut yang adalah anak asuhnya. Ketidaksetujuan Bapak Dangdut atas perilaku nge- bor Inul dianggap Emha sebagai perilaku yang tergesa-gesa dan tidak bijaksana. Karena sesungguhnya goyang nge- bor nya si Inul adalah rekapitulasi budaya dangdut yang sadar atau tidak sadar sudah dibiarkan Raja Dangdut untuk tumbuh dalam Kerajaannya. Kemana si Bapak Dangdut sewaktu budaya ini marak di pelosok tanah air? Kenapa seakan-akan baru sadar akan keberadaannya ketika goyang Inul nge-top? Sebenarnya yang dimusuhi itu goyangnya atau kenge-top-annya? Kemana perginya kepedulian itu ketika industri dangdut kita yang kapitalistik ini memupuk budaya goyang aurat? Hari ...

What Should You Do After Joined #RandomPeople

[₁] Maaf nih sebelumnya. Setelah di cek lagi ternyata oh ternyata. Kami lupa masang di formulir tentang url blog kalian. Hehe, pasti nih ada beberapa dari kalian yang juga sudah merasakan kejanggalan ini. Iya kan? Nah, untuk itu kami minta tolong sama kalian untuk ngasih tau url blog kalian lewat komentar.  Formulirnya sudah di update. Tapi bagi kalian yang merasa belum, please  kasi tau url blog kalian di kolom komentar atau di c-box. [₂]   GROUP CHAT KITA SEKARANG ADA DI HANGOUT.   Jangan merasa nggak punya Hangout ya gengs. Aplikasi dari Google ini adalah aplikasi yang umumnya tersedia sebagai aplikasi default di android kamu. Ketika kamu punya akun Google+ otomatis kamu dapat memakai semua layanan Google kan? Termasuk, Hangout. Tetapi kami membutuhkan e-mail kalian nih, untuk masukin kalian ke Groupchat kita.  SO, MAKE SURE YOUR E-MAIL IS RELEVANT, USED AT YOUR BLOGGER AND GOOGLE PLAY ACCOUNT. THANKS. [₃] Namanya komunitas online. Nggak lengka...

Blue Eye Samurai: Epos Keberingasan Dendam Yang Setia pada Keaslian

Saya adalah penikmat segala jenis media yang berasal dari negeri mata hari terbit. Mulai dari literatur, komik sampai film, semuanya saya lahap habis. Mau bagaima lagi, semua orang tau seberapa pandai orang Jepang bikin cerita yang menarik. Apalagi dengan berbagai refrensi kehidupan romantis di era feudal Jepang yang susah dan penuh tantangan. Kehidupan berdarah seorang tentara militer samurai. Malam-malam panas para pelacur di distrik merah Kyoto. Pastinya, orang Jepang gak akan kehabisan material untuk diceritakan.  Makanya, saya, secara jujur, mendeklrasikan diri sebagai salah satu dari sekian banyak orang yang keras menkritik media orientalis. Dalam konteks ini, saya memaknai media orientalis sebagai segala media berbau ketimur-timur-an yang diproduksi oleh orang-orang kulit putih. Seperti Geisha (2005), dan Shogun (2024), yang baru-baru ini menang Emmy. Sebuah media yang ditulis dengan tangan kedua, menurutku, akan sulit untuk menggapai esensi ekslusif yang hanya bisa diketa...