Skip to main content

How to : Show/Hide Navbar While Scrolling on a Web Page


Jadi /berdeham/ Ratih tadi tanya itu navibarnya gimana cara bikinya. Karena saya murah hati, jadi mari saya ajari~ ^^ /sok baik/. Ini tutonya saya ambil dari Kak Hafizzulkafly, tapi basecodenya saja ganti pake style saya sendere~

Pertama-pertama, perlu perjelas kalau di style saya kode javascript disini bisa diletakkan di dua tempat. Pertama, di widget dibawah header, kedua di HTML dibawah kode </header>, ya terserah kamu, kamu aja pengen diletakkan di tempat pertama, atau tempat kedua. hasilnya tetep sama. 

Jadi cemane Show/Hide Navbar ni nak tampak kat blog korang ((mendadak malaysia 0.0)) nanti akan nampak macam dekat blognya Ruth ni  Oke mari coba!

Cara Pertama :

  1. Blogger > Layout > Add a Gadget > HTML/Javascript (letak bawah header ea :v tapi serah kau lah)
  2. Tak usah dikasih judul, just pastekan kode ni
  3. Ubah suaikan
  4. Preview.
  5. Save. 

Cara Kedua :

  1. Blogger > Template > Edit HTML
  2. Cari kode </header>
  3. Pastekan kode ini dibawah kod </header> tadi
  4. Ubah suaikan
  5. Preview.
  6. Save. 
nah ada beberapa hal yang musti kalian tau tentang kode-kode diatas. Kareda di kak Hafiz pake basa malay ditempatku sante, kita pake bahasa indonesia.

Sebelum : ketika tampilan tab menu/navi masih ada ditempat asal
Sesudah : ketika web di-scroll maka tab menu/navi akan berpindah di top blog
Menusatu : untuk tab menu/navi saat masih ditempat asal
Menudua : untuk tab menu/navi saat web telah discroll (sudah bertukar tempat di top blog)

Selaman mencoba! Good luck~


Comments

Post a Comment

Popular posts from this blog

What Should You Do After Joined #RandomPeople

[₁] Maaf nih sebelumnya. Setelah di cek lagi ternyata oh ternyata. Kami lupa masang di formulir tentang url blog kalian. Hehe, pasti nih ada beberapa dari kalian yang juga sudah merasakan kejanggalan ini. Iya kan? Nah, untuk itu kami minta tolong sama kalian untuk ngasih tau url blog kalian lewat komentar.  Formulirnya sudah di update. Tapi bagi kalian yang merasa belum, please  kasi tau url blog kalian di kolom komentar atau di c-box. [₂]   GROUP CHAT KITA SEKARANG ADA DI HANGOUT.   Jangan merasa nggak punya Hangout ya gengs. Aplikasi dari Google ini adalah aplikasi yang umumnya tersedia sebagai aplikasi default di android kamu. Ketika kamu punya akun Google+ otomatis kamu dapat memakai semua layanan Google kan? Termasuk, Hangout. Tetapi kami membutuhkan e-mail kalian nih, untuk masukin kalian ke Groupchat kita.  SO, MAKE SURE YOUR E-MAIL IS RELEVANT, USED AT YOUR BLOGGER AND GOOGLE PLAY ACCOUNT. THANKS. [₃] Namanya komunitas online. Nggak lengka...

Wajah Kita Hari Ini

Tahun 2003 silam, Emha Ainun Nadjib pernah menulis artikel untuk menanggapi carut-marut konflik Raja Dangdut dengan budaya goyang ngebor yang 'katanya' dilekasi Inul. Tajuknya pun gak kalah panas; Pantat Inul Adalah Wajah Kita Semua , tulisnya. Dalam artikel itu, Emha mencolek Sang Raja Dangdut, sebagai figur Bapak dari masyarakat dangdut yang adalah anak asuhnya. Ketidaksetujuan Bapak Dangdut atas perilaku nge- bor Inul dianggap Emha sebagai perilaku yang tergesa-gesa dan tidak bijaksana. Karena sesungguhnya goyang nge- bor nya si Inul adalah rekapitulasi budaya dangdut yang sadar atau tidak sadar sudah dibiarkan Raja Dangdut untuk tumbuh dalam Kerajaannya. Kemana si Bapak Dangdut sewaktu budaya ini marak di pelosok tanah air? Kenapa seakan-akan baru sadar akan keberadaannya ketika goyang Inul nge-top? Sebenarnya yang dimusuhi itu goyangnya atau kenge-top-annya? Kemana perginya kepedulian itu ketika industri dangdut kita yang kapitalistik ini memupuk budaya goyang aurat? Hari ...

Blue Eye Samurai: Epos Keberingasan Dendam Yang Setia pada Keaslian

Saya adalah penikmat segala jenis media yang berasal dari negeri mata hari terbit. Mulai dari literatur, komik sampai film, semuanya saya lahap habis. Mau bagaima lagi, semua orang tau seberapa pandai orang Jepang bikin cerita yang menarik. Apalagi dengan berbagai refrensi kehidupan romantis di era feudal Jepang yang susah dan penuh tantangan. Kehidupan berdarah seorang tentara militer samurai. Malam-malam panas para pelacur di distrik merah Kyoto. Pastinya, orang Jepang gak akan kehabisan material untuk diceritakan.  Makanya, saya, secara jujur, mendeklrasikan diri sebagai salah satu dari sekian banyak orang yang keras menkritik media orientalis. Dalam konteks ini, saya memaknai media orientalis sebagai segala media berbau ketimur-timur-an yang diproduksi oleh orang-orang kulit putih. Seperti Geisha (2005), dan Shogun (2024), yang baru-baru ini menang Emmy. Sebuah media yang ditulis dengan tangan kedua, menurutku, akan sulit untuk menggapai esensi ekslusif yang hanya bisa diketa...