Skip to main content

Posts

Six Episodes Of Doubt

Enam episode yang bikin saya bertanya-tanya 'how the fuck did Mehmed conquered this city?'. Bukan berarti saya enggak tahu sejarahnya, folks. Saya tahu benar bagaimana Mehmed II mengepung Konstatinopel dua bulan lamanya sebelum mengklaim kota itu dan mengganti namanya menjadi Istanbul. Saya juga sangat tahu menaklukan kota, pusat peradapan kristen ortodoks yang dikelilingi tembok empat layer tak tertembus hampir 1.700 tahun lamanya tidak pernah jadi hal yang mudah. Termasuk untuk Mehmed. Kalau teman-teman belum tahu. Ijinkan saya memberitahu. Baru-baru ini Netflix bikin serial dokumenter bertajuk Rise of Empires . Di season pertamanya, serial ini memberikan kehormatan kepada Mehmed, dengan menceritakan kembali ke'ambis'anya membuktikan hadist nabi tentang penaklukan ibu kota Bizantium tersebut. Serial ini bukan film pertama tentang Penaklukan Konstatinopel yang pernah saya tonton. Fetih 1453 (2012) arahan Faruk Aksoy adalah pengalaman pertama saya mengamat...

Gundala : Cukup Untuk Memulai Sebuah Cinematic Universe

Begitu Joko Anwar bilang Abang Sancaka akan terbang di bioskop tanah air mulai tanggal 29 Agustus lalu, aku langsung; save the date! Sebagai fans berat MCU, aku selalu mendamba-dambakan Indonesia punya franchise superheronya sendiri. Kalau diingat-ingat, sebenarnya Gundala sudah terdengar gaungnya sejak 2016 lalu. Saat itu, kabarnya Gundala akan digarap oleh Hanung Bramantyo. Tapi tiba-tiba saja Gundala kembali. Kali ini enggak sendirian, tapi dengan Jagat Sinema Bumi Langit. Makanya, aku bener-bener excited. Langsung saja aku pesan tiket, untuk nonton Abang Sancaka, di hari pertama! Sancaka kecil, hidup diperkampungan kumuh. Ayahnya seorang buruh yang digaji pas-pasan. Hanya bisa berdemo tanpa tahu kapan ditanggapi. Ketika suatu saat aspirasi Sang Ayah didengar, nyawa lah yang menjadi bayaran. Sancaka yang masih SD, harus kehilangan Ayah. Lalu, Ibu--segera setelahnya. ' Belajar, nggak ikut campur urusan orang lain. Kalau lo ikut campur urusan orang lain. Idup lo bakal susah...

Bumi Manusia Yang Nggak Semanusia Itu

Aku masih ingat banget waktu temenku cerita. Dia bilang, Iqbal akan kembali membintangi sebuah judul pilem baru! Aku ketawa, Opo lho? Dilan 3?  (Apa emang? Dilan 3?), kataku dengan muka senewen. Maklum, masih kebayang-bayang. Ketika dia bilang judul pilemya 'Bumi Manusia'--adapatasi novel Pram, pula!--aku terkejoed bukan main. Persis reaksiku sewaktu Hugh Jackman memutuskan pensiun dari Wolverine, aku penasaran, Apakah Iqbal bisa pull-off seorang Minke dari stigma Dilan? Minke, seorang pria muda yang selalu haus akan ilmu pengetahuan. Tapi ngebet pengen jadi londo.  Maklum, ketika Surhoff (teman sekelasnya di HBS. Setengah Belanda) mengajak dia berkunjung ke tempat kawan klub sepak bolanya, dia mau-mau saja. Disana Minke bertemu dengan keluarga Melemma. Robert Melemma (Giorgino Abraham), anak tertua keluarga itu. Annaleise (Mawar Eva De Jough), si mawar cantik tiada tanding, dan Nyai Ontosoroh (Sha Ine Febrianti), seorang nyai yang jauh dari interprestasi Minke tentang pe...

Sama Peter, Aku Juga Kangen Tony

Nonton kali ini, nggak sama Isah--partner MCUku--karena tanggal rilisnya telat kuketahui wkwk. Berakhir menonton di hari ke-3, bersama dengan penonton lain yang sekedar 'pengen tau', yang pada leaving studio sebelum post credit scene muncul. Akhirnya aku ngajak temenku yang nggak demen MCU, paling enggak dia kenal Peter Parker dan fansnya Tom Holland pula. Aku sendiri tertarik nonton sekuel Spiderman MCU ini bukan hanya sekedar untuk menggugurkan kewajiban. Tetapi lebih kepada penasaran sama performa si ganteng Jake Gyllenhaal yang terakhir kali kulihat begitu mempesona di Source Code (2011) yang kutulis reviewnya juga di blog ini. Telah begitu lama sejak The Blip berlalu, aktivitas sekolah Peter kembali seperti biasanya. Anak-anak yang melewati The Blip akan mengulang ajaran, sedangkan anak-anak yang lain telah lulus dan menjalani kehidupan dewasanya. Peter yang kini telah menjadi superhero kesayangan New York justru masih digiring ketakutan ketika Iron Man tak lagi berk...

Sereal Enak, Tapi Bukan Koko Krunch

You can be quite amusing when you want to be, John Moore (Sara Howard - The Alienist) Hei, hei hei! Gimana liburanya? Sudah masuk states ngebosenin belum? Kalo aku sih kayanya udah mulai ngebosenin ya. Terutama kebiasaan morning person, yang masih tetap berlakan meskipun udah liburan. Jadi harus bantu-bantu di dapur, deh. Ngeselin! wkwk. Namun, gaes. Diantara rutinitas membosnkan ini, selalu ada serial lezat yang menunggu untuk dilahap! Eits, bukan serial yang Koko Kruch ya! Tapi serial-serial televisi, netflix atau webseries yang mungkin bisa menemani waktu luang kalian selama liburan. Kalau ada serial bagus yang belum kutulis, bagi-bagi di kolom komentar ya! Happy nolep! Janji Tropicana Slim dan Yandy Laurens is back on colaboration ! Setelah sukses dengan web-series SORE - Istri Masa Depan, yang menuai banyak pujian. Mereka kembali lagi nih! Dibintangi Darius, Ringgo, dan Widika Sidmore, Janji membawa kita menyelami drama percintaan-- plus , persahabatan--antara Naya (Wi...

A Great Story That Cost Everything

Aku tahu betul, bikin review Endgame sekarang adalah telat. Tapi ketahuilah teman-teman, aku perlu steady  dulu sebelum nulis sesuatu yang terkait dengan akhir waralaba franchise  kesayanganku ini. (Juga memenuhi petisi Russo Brothers untuk nggak spoiler, sampai petisi itu di hapus hampir sebulan lalu) Aku nonton sama temenku waktu itu, Isah namanya. Karena kita berdua emang se geek  itu sama Marvel, kita udah berencana nonton Avengers 4 di hari pertama sejak kita berdua selesai nonton Avengers : Infinity War (dan ngelengkapin semua fim solo superheronya sebelum ini). Sayangnya kita kebagaian kursi di hari kedua, dan karena beberapa kendala kita telat masuk bioskop. Untung, nggak ngelewatin adegan penting. Film dibuka dengan Clint Barton, Hawkeye (Jeremy Renner) yang sedang piknik dengan keluarganya tidak jauh dari safehouse  yang sebelumnya pernah dikunjungi rekan kerja superheronya di Avengers : Age of Ultron. Clint yang waktu itu sedang cuti, tidak tahu menah...

I share my spotify's saved playlist called chill

chill INFORMAL. NORTH AMERICAN   very relaxed or easy going. so, in my own opinion, all of these songs that entered this playlist considered as a song with a very relaxed beat, rhyme, and lyrics as well. but, (warning) if you don't agree with me, tell me why at comments section! IU - BBIBBI Why Don't We - Why Don't We Just can't find the original version. so, i introduce you, Matt Walden a very talented soundcloud artist! galdive - lotus Post Malone - Sunflower Post Malone wants you to give them some love by listening to Sunflower from every stream app available! *evil laugh* Stars and Rabbit - Man Upon The Hill bonus! Float - Sementara p/s : saya menjadi anak indie, entah sejak kapan wkwk. and, in case u guys wondering, the guy in thumbnail is lee jin wook.